Bukan Soal Popularitas Merk, Ambil 4 Pelajaran dari Jatuhnya Brand Besar Akhir-Akhir Ini

Popularitas merk sering dianggap sebagai penentu keberhasilan sebuah bisnis. Padahal gak gitu juga, lho. Buktinya akhir-akhir ini ada banyak merk usaha yang bertumbangan, misalnya Forever 21, dan Mark&Spencer. Banyak faktor yang menyebabkan hal ini terjadi, tapi secara umum kemampuan bisnis buat beradaptasi dan berinovasi juga memegang peran penting dalam kelangsungan sebuah usaha. Untuk itu, ada beberapa pelajaran penting yang bisa diambil para pebisnis pemula dari gulung tikarnya perusahaan besar:

1. Perlu Adaptasi dengan Perubahan dari Segala Sisi

via Freepik

Kita hidup di era yang mana perubahan sifatnya sangat dinamis dan perubahan bisa datang dari mana saja. Sehingga kemampuan beradaptasi sangat lah perlu dilakukan. Bukan cuma update soal jenis produk, tapi dari sisi operasional pun perlu menyesuaikan. Misalnya saja dari sisi platform belanja yang serba online, metode pembayaran, hingga interior toko yang menjadi selera orang masa kini. Menjadi bisnis yang tak mau berubah akan sangat riskan disebut sebagai bisnis yang ‘ketinggalan zaman’, dan kita tak mau ditinggal oleh konsumen karena mereka menemukan brand lain yang bisa memenuhi gaya hidup terbaru mereka.

2. Tetap Pertahankan Kelebihan yang Dimiliki Usahamu

via Freepik

Setiap brand memiliki nilai lebih yang membuatnya jadi memiliki konsumen setia. Untuk itu, meskipun perlu beradaptasi menghadapi perubahan, tapi tetap pertahankan kelebihan yang dimiliki oleh usahamu. Kelebihan-kelebihan itu yang biasanya membuat konsumen tetap punya alasan untuk kembali lagi membeli. Misalnya style produk, harga yang relatif terjangkau, hingga bahan terbaik dari tiap produknya. Karena konsumen bukan hanya ingin sesuatu yang modern, tapi juga yang mewakili kepribadian mereka.

[su_box title=”Editor’s Pick:”]

[/su_box]

3. Ikuti Trend Digital yang Berkembang

via Freepik

Kebiasaan konsumen sekarang berbeda dengan yang dulu. Di mana trend digital kini mengambil peran yang sangat penting dalam proses sebuah bisnis. So, ikuti trend yang ada, mana e-commerce yang berpeluang dimasuki, pikirkan metode promosi di social media, hingga cari metode pembayaran yang bisa menguntungkan konsumen dengan cash back ataupun potongan harga. Jika dikulik lebih jauh, trend-trend seperti ini bisa menjadi kesempatan kita untuk memaksimalkan potensi keuntungan.

4. Pertahankan Konsistensi Brand

Professional beautiful asian female fashion designer working measuring dress on a mannequin clothing Free Photo
Via Freepik.com

Pegang konsep yang dimiliki brand-mu dengan konsisten. Produk seperti apa yang dijual, siapa segmen yang dituju, hingga bagaimana gaya komunikasi dengan konsumen. Konsistensi membuat sebuah brand jadi memiliki ciri tertentu di mata konsumen dan membuat mereka tetap mengingat. Ketika mereka masih mengingat, maka akan ada peluang brandmu tetap menjadi pilihan mereka. Karena jangan sampai kita jadi tidak fokus dalam mengkonsepkan bisnis dan membuat brand jadi terkesan asing di mata konsumen.

Itulah beberapa pelajaran yang bisa diambil dari bisnis besar yang terpaksa gulung tikar. Jangan lupakan inovasi, sekalipun sudah terkenal karena itu penting sekali bagi kelangsungan usaha.

Nurmarliana

Smile is her favorite magic. If you have one tell her through Instagram @liannurma.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Best Rimma.co Content Delivered to your Inbox
Rimma.co

Digital media dan komunitas untuk mendukung wanita di bidang karir, usaha, dan keterampilan. Yuk gabung dan tanya-jawab seputar karir, usaha, dan problema lainnya di girlwecan.com

Follow Us: