Malas Berangkat Kerja? Apa Kamu Mengalami 5 Tanda Pekerjaan Berpengaruh Buruk Bagi Kesehatan Mental Ini?

Jika saat bangun pagi kamu bukannya semangat ke kantor, namun malah melamun di tempat tidur sambil bertanya-tanya: “Ngapain ya, gue berangkat kerja?”. Hmmm… Hati-hati. Jangan-jangan pekerjaanmu sudah gak membawa kebahagiaan dalam hidupmu. Bukan apa-apa sih, tapi jika setiap hari kamu harus berkutat sama pekerjaan yang membuat tertekan, ada baiknya buat berpikir ulang untuk bertahan. Masih belum yakin? Coba cek dulu tanda-tanda pekerjaan berpengaruh buruk ke kesehatan mental ini.

1. Gak Cuma Malas Berangkat, Kamu Juga Susah Lepas Dari Pekerjaanmu

Via Freepik

Kalau waktu kumpul sama keluarga atau teman kamu masih aja kepikiran soal pekerjaan. Itu tandanya kamu gak menjalani kehidupan yang seimbang dan kesehatan mental kamu terancam. Ngeri, ya? Bagaimana pun, ada dunia lain yang harus kamu jalani selain urusan kantor. Jika 100% fokusmu cuma dituangkan ke pekerjaan, dari mana kamu bisa mendapatkan sumber kebahagiaan?

2. Malas Bersosialisasi Dengan Teman Sekantor

Via Freepik

Rata-rata orang bekerja selama 7 sampai 8 jam sehari. Kebayang gak, kalau dalam jangka waktu tersebut kamu gak bisa berinteraksi dengan baik sama teman-teman kantormu? Duh, bayanginnya aja pasti pusing. Bersosialisasi sama rekan kerja itu penting meski sekedar dilakukan pada tahap basa-basi. Jika untuk itu saja kamu sudah enggan, itu pertanda kuat kalau kamu merada gak bahagia bekerja di situ.

3. Performa Kerjamu Tidak Diapresiasi

Via Freepik

Pola pikir merasa diabaikan benar-benar bahaya bagi kesehatan mental seseorang. So, kalau selama kamu bekerja hasil pekerjaanmu cenderung tidak diapresiasi oleh atasan, lebih baik segera cari tahu apa yang menyebabkan hal itu terjadi. Jika penyebabnya bukan ada pada dirimu melainkan karena budaya kerja yang kurang bagus, lebih baik kamu mencari tempat kerja yang bisa lebih mengapresiasi kamu saja.

4. Pekerjaan Sering Membuatmu Merasa Bersalah

Via Freepik

Terkadang kita gak punya banyak pilihan saat menentukan akan bekerja di mana. Yang penting kerja dulu, deh. Tapi jika pada prosesnya pekerjaan yang kamu ambil banyak membuatmu merasa bersalah karena nilai-nilanya gak sesuai dengan prinsip hidupmu, lebih baik sudahi saja. Misalnya nih, kamu bekerja di perusahaan yang mencemari lingkungan, atau menanamkan budaya diskriminasi gender pada pegawainya. Bertahan di situ hanya akan membuatmu tertekan.

5. Kehidupan Pribadimu Kacau Balau

via Freepik.com

Satu tanda terjelas bahwa sebuah pekerjaan berpengaruh buruk ke kesehatan mental adalah kehidupan personal yang terabaikan. Teman-teman dan keluarga sering mengeluh jarang bertemu, pasangan yang merasa tidak diprioritaskan, dan semacamnya. Jika kamu mengalami gejala ini, pikirakan ulang untuk tetap bekerja di tempat kerjamu sekarang.

Gimana? Apa kamu mengalami tanda-tanda pekerjaan berpengaruh buruk ke kesehatan mental di atas? Jika ya, jangan tunggu sampai burnout dan segera cari jalan keluarnya. Bisa dengan berkonsultasi dengan atasan, sampai mencari pekerjaan baru.

No Comments Yet

Comments are closed

Best Rimma.co Content Delivered to your Inbox
Rimma.co

Sebuah komunitas untuk kamu yang ingin meniti karir, mengelola keuangan, hingga mencintai diri sendiri.

Follow Us: