5 Cara Komunikasi Efektif dengan Atasan Ini bisa Memberikan Pengaruh Baik pada Performa Kerjamu

Bagaimanakah hubungan kerjamu dengan atasan? Apakah terjalin dengan baik atau justru malah sebaliknya? Tak dapat dipungkiri, atasan memiliki peran yang cukup esensial dalam menentukan jenjang karirmu. Jika ia merasa performamu bagus, maka kenaikan jabatan pun bisa kamu dapatkan. Berlaku juga hal sebaliknya. Untuk itu, diperlukan komunikasi efektif agar hubungan kerja di antara kalian terjalin baik. Berikut ke-5 cara yang bisa kamu terapkan.

1. Mempelajari Gaya Kepemimpinan dan Komunikasi Atasan

via freepik.com

Apakah respon atasanmu cenderung lebih baik saat diajak berbicara lewat email atau justru tatap muka? Dari pengamatanmu, hal apa saja yang membuat dia puas dengan kinerja bawahannya? Apakah saat menangani suatu projek, dia tipe yang sangat detail, atau lebih berorientasi pada hasil akhir? Semakin banyak kamu tahu kebiasaan dan juga gaya berkomunikasinya dalam bekerja, maka akan semakin mudah untukmu berkomunikasi dengan atasanmu.

2. Utamakan Kejelasan Sejak Awal

via freepik.com

Ketika atasanmu memberikan tugas atau projek padamu, pastikan bahwa kamu memahami hasil akhir yang diinginkan atasan. Jangan sungkan untuk mengajukan banyak pertanyaan bila kamu belum memahaminya. Hal ini lebih baik daripada pura-pura mengerti, tapi kamu kesulitan dalam mengerjakannya dan hasilnya tidak memuaskan atasanmu.

3. Jujurlah dan Utarakan Pendapat dengan Cara yang sopan

via freepik.com

Memiliki perbedaan pendapat atau gagasan dengan atasan? Sebagian besar orang mengalami dilema dalam menghadapi situasi ini. Tapi, cara yang terbaik memang dengan mengutarakannya. Hal yang harus diperhatikan adalah menyampaikannya dengan cara yang sopan. Selain itu, sebisa mungkin saat menyampaikan gagasanmu, jangan sedikitpun menyiratkan bahwa gagasan atasanmu tidak sebaik dirimu. Karena pada dasarnya, tak ada seorangpun yang suka gagasan atau idenya dianggap tidak oke.

4. Mengulangi Feedback yang Kamu Dapatkan

via freepik.com

Pada umumnya, atasan akan melakukan review kinerja stafnya per-2 minggu atau sebulan sekali. Saat dia memberikan saran, tunjukkanlah bahwa kamu benar-benar mendengarkan dengan mengulangi feedback yang diberikannya. Misalnya, saat ia mengatakan kamu harus lebih produktif dan lebih cepat dalam mengerjakan projek. Katakanlah “Baik, saya akan mencoba untuk lebih produktif dan meningkatkan performa saya dalam mengerjakan pekerjaan sesuai deadline.”

5. Tak Ada yang Salah dengan Menanyakan Hal-Hal Sederhana

via freepik.com

Dalam bekerja, hubungan profesional memang harus diterapkan. Terutama dengan atasan. Tapi, bukan berarti menanyakan hal-hal sederhana, seperti bagaimana kabarnya hari itu, atau bagaiman dia menghabiskan libur panjang, merupakan hal yang tak boleh kamu tanyakan. Dengan menyeimbangkankan komunikasi professional dan casual seperti ini, komunikasi antara kamu dan atasan pun akan jadi lebih baik.

Nah, dari ke-5 cara komunikasi efektif dengan atasan ini, adakah yang sudah kamu terapkan? 

Athiah D Amida

She loves to express herself through writing and art

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Best Rimma.co Content Delivered to your Inbox
Rimma.co

Sebuah komunitas untuk kamu yang ingin meniti karir, mengelola keuangan, hingga mencintai diri sendiri.

Follow Us: