Dilabeli Kutu Loncat, Cari Tahu 4 Fakta Soal Kebiasaan Pindah-pindah Tempat Bekerja Ini

Menjalani pekerjaan yang nyaman seringkali butuh jalan terjal terlebih dulu untuk dilalui. Ada kalanya kamu harus berpindah-pindah perusahaan sampai menemukan kantor yang paling pas di hati. Tapi, apa kebiasaan kutu loncat ini berdampak baik untuk jenjang karirmu dalam jangka panjang? Soalnya gak jarang ada perusahaan yang enggan menerima seorang karyawan, karena punya riwayat terlalu sering berganti pekerjaan. Meskipun begitu jangan dulu khawatir, ya. Karena 4 fakta di bawah ini bisa ngasih pertimbangan mendalam soal hal ini.

1. Bisa Belajar Banyak Sampai Tahu Pekerjaan Mana yang Terbaik Untukmu

4. Emal Kosong Tanpa Pengantar
via freepik.com

Berpindah dari satu perusahaan ke perusahaan yang lain tentu memberi banyak sudut pandang untuk karirmu. Mulai dari lingkungan, kolega, sampai job desk yang kamu lakukan, bisa jadi jauh berbeda dari pekerjaan sebelumnya. Dari situ kamu bisa belajar banyak hal dan memperkaya wawasanmu. Ibaratnya kamu selalu punya sekolah baru untuk belajar. Seru, kan?

2. Punya Peluang Kenaikan Gaji yang Lebih Besar

8. Perluas Jaringanmu
via freepik.com

Gak mungkin kan, kamu pengen pindah ke perusahaan yang menawarkan gaji lebih rendah dari yang sebelumnya kamu terima? Belum kalau posisi terakhirmu sudah ada di level manajerial, di mana posisi tawarmu soal benefit kerja seperti gaji dan tunjangan sudah cukup powerful daripada staff entry level. Jadi, sangat mungkin kamu akan mendapat penghasilan yang semakin besar seiring kepindahanmu ke perusahaan baru.

Dua hal di atas adalah nilai plus dari kebiasaan berpindah-pindah perusahaan. Jadi semangat ganti kantor? Eits… Tunggu dulu, simak dulu kekurangan dari habit yang satu ini, yuk.

3. Reputasimu Bisa Tercoreng dengan Citra Tidak Loyal Sama Perusahaan

Via pexels.com

Namanya juga ‘pindah ke lain hati’, pastinya hal ini bikin perusahaan lain mempertimbangkan aspek loyalitasmu sebagai seorang karyawan. Bukan apa-apa, setiap perusahaan pasti sudah punya perhitungan sendiri soal investasi yang mereka tanamkan pada pekerjanya, dan semua itu tentu harus ada timbal baliknya dari performa kamu. Kalau belum apa-apa kamu sudah mau pindah kerjaan, bisa jadi perusahaan akan enggan ‘berinvestasi’ sama kamu.

4. Harus Selalu Siap Beradaptasi dengan Lingkungan Baru

via pexels

Gak semua tempat kerja bisa ngasih lingkungan yang nyaman. Hal ini juga berlaku saat kamu berpindah kantor, nih. Mungkin saja gaji yang ditawarkan tempat barumu lebih tinggi, tapi atasan dan teman kantormu kurang cocok sama kepribadianmu. So, keputusan untuk berpindah-pindah perusahaan harus disertai kemampuan adaptasi yang tinggi, karena kamu harus siap dengan perubahan yang akan terjadi.

Sekarang kamu sudah tahu plus minusnya sering loncat perusahaan, kan? Jadi langkah apa yang akan kamu ambil untuk karirmu? Ceritakan di kolom komentar, yuk!

5 Shares
Best Rimma.co Content Delivered to your Inbox
Rimma.co

Sebuah komunitas untuk kamu yang ingin meniti karir, mengelola keuangan, hingga mencintai diri sendiri.

Follow Us: