Jangan Ragu Menunjukkan Potensimu, Ini 4 Tips Agar Kamu Gak Terjebak Kebiasaan Sombong saat Menyampaikan Kelebihanmu Di Depan Orang Lain

Gak ada satupun manusia di muka bumi ini yang senang berhubungan sama orang sombong. Jengah banget rasanya kalau harus berinteraksi sama orang yang senangnya hanya menyombongkan dirinya sendiri. Tapi di balik citra negatifnya, ada satu hal positif yang bisa kita ambil dari kebiasaan jelek ini, lho.

Via pexels.com

Apa kamu sadar kalau orang sombong selalu dibicarakan sekitarnya? Yup, dari sini kita bisa lihat bahwa hobi menceritakan kelebihan yang dimiliki, bisa membuat seseorang lebih dikenal oleh lingkungannya. Tentunya asal jangan dilakukan secara berlebihan, kamu bisa memanfaatkan hal ini sebagai cara untuk melatih rasa percaya diri. Namun agar gak salah dipersepsikan orang, yuk, pintar-pintar mengelola skill self promoting agar gak terlihat congkak dengan 4 tips ini.

1. Pilih waktu yang tepat

Via pexels.com

Jika selama ini kamu malu menunjukkan eksistensimu, cobalah melatih kepercayaan dirimu perlahan-lahan. Latih dengan mengasah intuisimu dalam mengenali mood di sekitarmu. Dari situ kamu bisa mulai unjuk kabisa. Misalnya jika saat board meeting suasananya tidak terlalu tegang, kamu bisa mulai memberi masukan atas materi rapat yang sedang dipresentasikan. Ini akan memperlihatkan intelektualitasmu tanpa harus terlihat berlebihan.

2. Sertakan bukti yang kuat

Via pexels.com

Sebuah cerita yang bagus gak akan dipercaya oleh orang lain jika gak menyertakan bukti yang nyata. So, kalau mau ucapanmu terdengar lebih meyakinkan, pastikan kamu gak hanya menjual omongan. Jadikan prestasimu di masa lampau sebagai evidence atas apa yang kamu katakan. Begitupun saat hendak mengeluarkan pendapat, sebaiknya didukung dengan sumber ilmiah yang terpercaya agar bisa mendapat respect dari sekitarmu. Dengan begitu orang akan lebih ngeh sama keberadaanmu dan menganggap opinimu penting buat didengar.

3. Jalin koneksi dengan sesama perempuan

Via pexels.com

Girl power! Sesama perempuan sudah seharusnya jadi garda terdepan dalam memotivasi. Jadi, carilah teman yang bisa sama-sama saling mendukung. Kesamaan gender dan emosi, sedikit banyak akan memberi kamu ruang yang sesuai untuk mencari dukungan saat merasa lemah. Dengan saling menguatkan, kamu pun akan merasa terbantu meningkatkan rasa percaya diri. Begitupun sebaliknya, saat kamu mulai keluar jalur alias terdengar sombong, mereka lah yang paling pertama akan menegurmu.

4. Stop merendah untuk meninggi

Via pexels.com

Kebiasaan humble bragging itu menyebalkan banget, lho. Kenapa harus memanipulasi prestasimu dengan kiasan-kiasan yang merendahkan diri? Saat kamu ingin menunjukkan keberhasilanmu, tunjukkan saja apa adanya tanpa melebih-lebihkan maupun dikurangi-kurangi. Tampil apa adanya akan membantu kita melakukan segalanya dengan niat yang tulus, bukan karena ingin dipuji oleh orang lain.

Mempromosikan diri berbeda dengan bersikap sombong. So, jangan risau dan ragu menunjukkan potensimu di hadapan orang lain. Selama kamu bersikap rendah hati, prestasimu itu malah perlu diketahui banyak orang agar menjadi motivasi bagi orang lain.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Best Rimma.co Content Delivered to your Inbox
Rimma.co

Sebuah komunitas untuk kamu yang ingin meniti karir, mengelola keuangan, hingga mencintai diri sendiri.

Follow Us: