Merasa Kehilangan Arah dalam Berbisnis? Ini 6 Hal yang Perlu Diingat Pengusaha Muda

Dalam hidup, kadang kita merasa risau tentang kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi. Salah satunya di dalam urusan pekerjaan. Jika kamu seorang pengusaha muda, kadang masih ada keraguan dalam diri untuk mengambil tindakan. Merasa kehilangan arah dalam berbisnis jadi sering dirasakan, karena belum yakin mau dibawa kemana usaha yang sedang dijalani. Belum lagi apabila rencana sebelumnya tidak terlalu berhasil, tetapi masih ragu jika mau berubah rencana. Kalau ini yang sedang kamu rasakan, coba kamu pikirkan beberapa hal berikut ini:

1. Beri Izin Kepada Diri Sendiri untuk Berubah Dulu

via unsplash

Pada poin ini, kita bicarakan dulu tentang dirimu, belum kepada bisnis yang kamu punya. Karena perubahan-perubahan yang terjadi, sejatinya harus dimulai dari dirimu sendiri. Entah itu soal sikap, pola pikir, hingga kebiasaan kerja. Karena seringkali ketakutan akan perubahan, membuat kita menutup diri dari hal baru, sekalipun itu yang kita butuhkan. Setidaknya dari sini, kamu dapat mulai menyelesaikan ‘konflik internal’ yang ada di kepalamu sendiri.

2. Perhatikan Tanda-tanda yang Menunjukkan Kamu Harus Melakukan Perubahan

via freepik.com

Ada siklus di dalam bisnis yang membuat kamu harus mencari hal-hal baru yang inovatif. Dan biasanya, kita sudah bisa merasakan kapan harus melakukan perubahan tersebut. Namun sayangnya, kita mengabaikan hal itu sampai nanti tanda-tanda itu semakin besar, persaingan terasa makin ketat, dan peluang pun semakin sempit. Padahal tanda-tanda untuk perubahan ini bisa dijadikan bagian untuk mengidentifikasi mengenai hal selanjutnya yang ingin kamu lakukan. So, jangan lengah membaca sinyal-sinyal tersebut, ya.

3. Tegaskan Mengenai Hal Apa yang Kamu Mau

Via pexels.com

Kita perlu tegas mengenai hal-hal apa yang ingin dicapai. Semakin jelas apa goals kita, semakin cepat juga kita bisa memulai perubahan untuk menggapai apa yang kita cita-citakan. Sayangnya, kadang kita belum jelas mengenai apa yang kita mau, sekalipun kita mengira kita sudah tahu.

Cara untuk mengatasinya mudah, ketahuilah apa yang kita tidak mau. Itulah mengapa poin nomor dua perlu diperhatikan. Karena kerapkali perubahan datang dari hal-hal yang membuatmu gak nyaman. Dan pada akhirnya ketidaknyamanan adalah hal yang tidak kita inginkan. Sehingga, mau gak mau kita harus berubah.

4. Ingat bahwa Perubahan adalah Bagian dari Proses

Via pexels.com

Gak ada keberhasilan yang datang secara instan. Perubahan yang dilakukan saat ini adalah bagian dari proses yang panjang. Saat kita sudah mencoba, berarti kita tahu cara itu baik atau tidak untuk perkembangan bisnismu. Menyadari bahwa apa-apa yang terjadi di hidup ini dihiasi proses, akan membuat kita lebih tenang dalam menghadapi perubahan.

5. Gak Perlu Terintervensi dengan Ucapan Negatif Orang Lain

Via Pexels

Dalam melakukan apapun, termasuk berbisnis. Cibiran atau ucapan negatif adalah hal yang gak bisa dihindarkan. Selalu ada aja komentar buruk sekalipun kita ingin membuat perubahan ke arah yang lebih baik. Untuk itu, ingatlah bahwa kita lah yang punya kendali terhadap apa yang mau dijalani, bukan orang lain. Jadi jangan biarkan ucapan negatif mereka membuat kita menentukan apa yang kita lakukan.

6. Dedikasikan Diri dan Nikmati Prosesnya

via unsplash

Saat kita sudah menentukan ingin melakukan perubahan apa, dedikasikan diri kita 100% untuk hal itu. Fokus terhadap perencanaan, hingga target pun dapat tercapai. Bagi tujuan besar menjadi pencapaian-pencapaian kecil yang bisa dilakukan setiap hari, hingga kita pun dapat menikmati prosesnya.

Perubahan kerap jadi hal yang sulit diterima. Tapi mau tidak mau harus dilakukan karena keadaan sudah menuntut perubahan. Keenam kalimat di atas, bisa terus kita ingat. Semangat!

Nurmarliana

Smile is her favorite magic. If you have one tell her through Instagram @liannurma.

No Comments Yet

Comments are closed

Best Rimma.co Content Delivered to your Inbox
Rimma.co

Sebuah komunitas untuk kamu yang ingin meniti karir, mengelola keuangan, hingga mencintai diri sendiri.

Follow Us: