9 Contoh Application Letter yang Bikin Kamu Gampang Dapat Kerja

Dalam pengajuan lamaran kerja ke perusahaan, surat lamaran adalah salah satu dokumen yang wajib dilampirkan. Surat lamaran yang dalam bahasa Inggris biasa disebut sebagai application letter atau cover letter ini kerap dianggap hal tambahan, tapi bukan berarti bisa dibuat secara asal. Sebab, surat lamaran digunakan sebagai langkah awal untuk menunjukkan minatmu terhadap perusahaan. Semakin kamu mempersiapkannya dengan baik, maka semakin siap juga kamu mengajukan diri ke perusahaan.

Via Pexels

Apalagi di zaman sekarang bagi beberapa perusahaan pelamar kerja bukan hanya diminta untuk bisa menulis surat lamaran dalam bahasa Indonesia, tapi juga bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. Maka dari itu, penulisan surat lamaran semakin penting untuk diperhatikan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar surat lamaran yang kamu ajukan dapat menjadi cover letter yang profesional dan dapat menarik perhatian pihak perusahaan. Beberapa di antaranya adalah:

1. Bagian Pembuka

Pada bagian pembuka, akan tertulis pihak yang dituju dalam pengiriman surat lamaran. Jika kamu masih belum mengetahui secara spesifik kepada siapa akan mengajukan lamaran, gunakan istilah ‘Dear Sir/Madam’. Namun akan lebih baik jika kamu mencari tahu terlebih dahulu pihak yang dituju secara jelas dan spesifik siapa pihak yang dituju. Tulis ‘Dear Mr./Mrs./Ms.’ diikuti dengan nama belakang orang yang kamu tuju.

2. Bagian Isi

Kamu tidak perlu menulis cover letter terlalu panjang yang jumlahnya berlembar-lembar. Cukup tulis secara singkat, padat, dan jelas mengenai posisi yang kamu lamar, latar belakang pendidikan, dan pengalaman yang relevan jika ada. Sertakan pula pernyataan pribadi supaya bisa menarik perusahaan dan membuat cover letter-mu terlihat berbeda.

3. Bagian Penutup

Pastikan kamu menutup surat lamaran dengan bahasa yang formal. Sebelum dikirim, cek juga apakah ada kesalahan ketik atau tidak. Bahkan kamu juga bisa meminta teman atau keluarga untuk mengoreksi surat lamaran agar bisa menyesuaikan kalimat yang tepat.

Penulisan surat lamaran atau cover letter dapat bervariasi sesuai bidang yang dilamar. Di bawah ini contoh-contoh surat lamaran yang dapat diajukan pada beberapa bidang pekerjaan:

a. Auditor (Auditor), bisa menjadi contoh untuk kamu yang ingin bekerja di bidang keuangan

via myperfectcoverletter.com

b. Assistant Sales Manager (Asisten Manajer Penjualan), kamu yang ingin bekerja di bidang penjualan bisa menjadikan ini sebagai referensi

via myperfectcoverletter.com

c. Customer Relationship (Hubungan Konsumen), ini cover letter yang bisa kamu gunakan

via myperfectcoverletter.com

d. Spa Manager (Manajer Spa), jika kamu tertarik di industri kecantikan

via myperfectcoverletter.com

e. Sales Representative; ini cover letter yang bisa kamu gunakan jika kamu suka bertemu dengan banyak orang untuk menawarkan produk

via myperfectcoverletter.com

f. Dentist Assistant (Asisten Dokter Gigi), apabila kamu tertarik bekerja di bidang kesehatan bisa melihat cover letter ini

via myperfectcoverletter.com

g. Personal Assistant (Asisten Pribadi), ini cover letter yang bisa kamu gunakan sebagai referensi

via myperfectcoverletter.com

h. Information Security Analyst (Analis Keamanan Informasi), cover letter ini juga bisa kamu jadikan referensi apabila ingin bekerja di bidang IT

via myperfectcoverletter.com

Tips membuat dalam surat lamaran

Jika kamu masih agak bingung untuk mulai menulis cover letter, kamu juga bisa menggunakan format cover letter yang ada di internet. Untuk mendapatkan format cover letter secara instan, kamu juga bisa melihatnya pada zety.com, seek.com.au, resumegenius.com, hloom.com atau myperfectcoverletter.com.

Menulis surat lamaran secara cermat juga penting, supaya hasilnya optimal dan bisa membantumu menunjukkan kemampuan dalam surat tersebut. Berikut ini beberapa tips menulis cover letter yang bisa kamu perhatikan:

1. Tentukan Secara Tepat Jenis Surat yang Ingin Kamu Ajukan

Ada beberapa jenis surat pengantar lamaran pekerjaan yang dapat dikirim ke perusahaan, seperti: mencantumkan orang yang kita kenal (referral) untuk pengantar melamar lowongan pekerjaan tertentu yang sudah jelas sedang dibuka lowongannya; atau letter of interests (juga dikenal sebagai prospecting letters), yaitu surat yang diajukan untuk bertanya tentang kemungkinan lowongan kerja di perusahaan. Pastikan untuk memilih jenis surat pengantar yang sesuai dengan keperluanmu.

2. Surat Lamaran Menyoroti Bagian Isi CV yang ingin Kamu Tekankan

Isi surat lamaran bukan berarti isinya sama dengan apa yang ada di CV (Curriculum Vitae) atau pada resume. Justru surat lamaran bisa kamu manfaatkan untuk menyoroti bagian isi CV yang ingin kamu tekankan.

Pilih dua atau tiga kemampuan/pengalaman yang ingin kamu soroti, lalu sambungkan dengan contoh hasil kerja secara konkrit dan terukur atas hasil pekerjaan tersebut. Contoh-contoh itu yang membuat surat lamaran jadi terlihat berbeda dengan CV. Nilai kuantitatif atas pekerjaan yang sudah pernah kamu lakukan juga akan mempermudahmu untuk meyakinkan perusahaan atas kemampuan yang kamu miliki.

Apabila kamu merupakan fresh graduate, kamu bisa menyoroti keterampilan yang kamu punya. Soroti juga tentang bukti project, kelas, program volunteer yang menonjol dan bisa menunjukkan ‘value’ yang kamu punya.

3. Buat Surat Lamaran Custom

Mungkin kamu melamar ke beberapa perusahaan sekaligus. Tapi bukan berarti semua surat lamarannya ditulis sama dan hanya copy-paste. Buat surat lamaran sesuai dengan nama perusahaan dan posisi yang kamu ingin kamu lamar.

Untuk menunjukkan keseriusan niatmu dalam membuat surat lamaran, kamu juga bisa menyertakan kata kunci dari persyaratan lowongan pekerjaan di surat lamaran. Misalnya, jika persyaratan lowongan pekerjaan mengatakan butuh kandidat ideal yang bisa melakukan “pengambilan keputusan berdasarkan data,” kamu dapat menyertakan pengalaman saat kamu menggunakan data untuk membuat keputusan atau memecahkan masalah.

Luangkan waktu untuk menunjukkan bagaimana kamu akan sangat cocok untuk mengisi posisi terkait pada perusahaan.

4. Hindari Menyoroti Kelemahan pada Surat Lamaran

Jika ada ketidaksesuaian yang mungkin kamu punya, hindari membahasnya pada surat lamaran. Misalnya kamu tidak lulus kuliah tepat waktu karena sibuk kuliah sambil bekerja. Fokus saja dengan kemampuan-kemampuan yang kamu kumpulkan dari pengalaman kerja yang kamu punya. Karena surat lamaran ini dapat kamu jadikan sebagai sarana ‘promosi diri’. Dengan fokus menyoroti keterampilan yang kamu punya, kamu jadi bisa menambah kesan positif di hadapan perusahaan.

5. Gunakan Pilihan Kata secara Cermat

Kamu menginginkan cover letter yang profesional, tapi bukan berarti harus kaku dan cenderung membuat surat lamaranmu hanya mengambil dari internet. Kamu bisa membuat surat lamaran dengan memilih kata secara cermat. Jika ada kata-kata yang sudah umum, kamu bisa membuatnya menjadi lebih berkesan. Misalnya kalimat: ‘bisa mengkaji laporan keuangan’, dapat kamu ganti menjadi ‘mahir menganalisis laporan keuangan’, sehingga ada kesan berbeda yang dilihat oleh pihak HRD (Human Resource Department) perusahaan.

Pemilihan kata secara cermat juga membuat surat lamaran jadi berbeda dari lamaran-lamaran lainnya, sehingga kamu bisa memperbesar peluang untuk bisa ‘dilirik’ oleh HRD perusahaan.

6. Persiapkan Format Surat Lamaran Secara Tepat

Selain memiliki informasi yang tepat, penting juga untuk membuat surat lamaran yang kamu punya bagus untuk diajukan. Jika kamu mengirimkannya secara fisik, pastikan dikirim menggunakan map dan ditulis tujuan pengiriman pada map seperti halnya surat profesional lainnya. Sedangkan jika dikirim melalui email, pastikan proporsi surat sudah terlihat nyaman untuk dibaca. Dari mulai pemilihan jenis font, ukuran font, margin, hingga spasi antar paragraf.

7. Periksa Surat Lamaran

Saat surat lamaran sudah jadi, upayakan untuk mengeceknya setidaknya satu atau dua kali. Kamu bisa menghindari typo ataupun penyusunan kata yang kurang proporsional. Luangkan waktumu juga untuk mengedit jika dirasa perlu. Sebisa mungkin untuk tidak melewati bagian ini, karena begitu surat lamaran sudah dikiri maka kamu tidak bisa menariknya kembali.

Surat lamaran adalah dokumen yang bisa membuatmu maju satu langkah menuju pekerjaan impian. Bukan cuma berfungsi sebagai pengantar CV, tapi juga bisa dijadikan sarana untuk memperkenalkan kemampuanmu lebih dalam sehingga penting untuk menyiapkannya dengan baik. Selamat mencoba, ya!

1 Shares
Nurmarliana

She walks to find out something new. Catch her on instagram @liannurma