Gak Cuma Dipakai Untuk Acara Formal, Kain Tradisional Juga Bisa Dipakai Jadi Lebih Kekinian dan Stylish Seperti Ini

Kira-kira seberapa sering kamu pakai kain tradisional seperti batik atau lurik, girls? Pasti kalau gak pas lagi kerja, seringnya pas ada undangan aja, ya? Sering banget nih, kain tradisional diasosiasikan hanya dengan acara formal. Padahal gak harus selalu ketika ada acara resmi aja, lho, untuk mengenakan beragam kain tradisional kebanggaan Indonesia.

View this post on Instagram

@sockyoriginals x @nevertoolavish . A collaboration between @sockyoriginals and @nevertoolavish. This collection is inspired by the Indonesian culture and features socks with traditional prints. We want to raise awareness of the beauty in diversity of Indonesia and are inviting you to celebrate our local pride by wearing our socks! #indonesianpride . kolaborasi antara @sockyoriginals dan @nevertoolavish. Koleksi ini terinspirasi oleh budaya Indonesia dan menampilkan kaus kaki dengan cetakan tradisional. Kami ingin meningkatkan kesadaran akan indahnya keragaman di Indonesia dan mengajak kalian untuk merayakan kebanggaan lokal kami dengan mengenakan kaus kaki kami! #indonesianpride #letsgrowtogetherinpeace

A post shared by NEVERTOOLAVISH (@nevertoolavish) on

Contohnya kayak koleksi terbaru yang dikeluarkan sama Socky X Never Too Lavish yang rilis perdana pada 3 November, di Grand Indonesia kemarin. Dengan koleksi ini, terbukti kain tradisional bisa dipakai dengan cara yang stylish dan kekinian banget, lho. Mengambil tema #INDONESIANPRIDE, koleksi teranyar mereka terinspirasi dari beragam motif kain tradisional Indonesia yang keren-keren. Ada motif Mega Mendung dari Cirebon, Rangrang dan Balipolen dari Bali, Ulos dari Batak dan juga Bugis dari Sulawesi.

Via Socky X Never Too Lavish

Berbagai motif khas dan unik tersebut di eksplorasi dan diwujudkan dalam beragam motif kaus kaki yang cool banget. Ngomongin event ini, ada yang sedikit berbeda nih, dari peluncuran koleksi Socky sebelumnya. Kali ini acara launching-nya dimeriahkan sama penampilan dari DJ dan Rap dari All Day Music dan stand makanan yang seru banget, lho. Seru banget, kan?

Selain itu di main event sendiri ada penampilan langsung kegiatan melukis sepatu dari Never Too Lavish, di mana sepatu yang sudah dilukis tersebut akan di lelang dan hasilnya diberikan buat saudara-saudara kita korban gempa di Palu dan Donggala. Selain diharapkan bisa lebih menumbuhkan tingkat kepedulian kita terhadap kain tradisional, kebudayaan, dan perbedaan etnis yang beragam, event ini juga diharapkan bisa jadi ajang untuk anak generasi sekarang untuk lebih bangga dan gak malu dengan kekayaan dan budaya yang dimiliki oleh Indonesia. Bangga, deh!

Via Socky X Never Too Lavish
Via Socky X Never Too Lavish

Menurut Gabriella Sheena, selaku fashion consultant dari Gabster Fashion Consulting untuk Socky, menambahkan bahwa kolaborasi ini sangat penting untuk merambah market yang lebih luas. Ia juga menambahkan lewat projek ini ingin menunjukan kalau kain tradisional juga bisa dibuat menjadi lebih stylish, kekinian dan gak kaku di bahan yang berbeda, salah satunya lewat motif jahit unik di atas kaus kaki.

Wah… keren nih sebagai salah satu bentuk menghargai pelestarian kain tradisional Indonesia. Tertarik untuk pakai, girls?

12 Shares
swastikahani

you can find me on ig: swastikahani