Bukan Cuma Raja Ampat & Labuan Bajo, Pesona Pulau Tanimbar Wajib Kamu Jelajahi sebelum jadi Wisata Mainstream!

Eksotisme wisata alam di Indonesia memang gak bisa lagi dibantah pesonanya, deh girls! Baik dari kecantikan pantainya, kemegahan pulaunya, bahkan ketangguhan gunungnya yang sanggup mendatangkan wisatawan interlokal, hingga mancanegara demi menikmati hamparan pemandangan yang spektakuler.

Kalau pariwisata Indonesia selama ini terkenal berkat pulau Bali, Raja Ampat, hingga Labuan Bajo; kini ada satu pulau di wilayah timur Indonesia yang punya potensi dan keindahan yang bakal menjadikan tempat ini primadona wisata baru, yaitu Kepulauan Tanimbar di wilayah Maluku Tenggara Barat.

Meskipun gaung namanya belum banyak didengar di kalangan umum, nyatanya pulau ini tetap dapat menarik perhatian para traveler yang gemar menjelajahi tempat-tempat tersembunyi. Disebut dengan julukan “Tnebar Evav” oleh penduduknya, Tanimbar memiliki banyak sekali wisata alam yang super cantik untuk dikunjungi. Tak hanya alamnya, kekayaan ragam kuliner dan hasil kerajinan tangan tradisional juga mampu menarik perhatian setiap turis. Kira-kira apa aja, sih, keistimewaan dari tempat ini? Cek aja penjelasan lengkapnya di bawah ini:

1. Berenang di pantai berpasir putih dan menyantap lezatnya lobster di Pulau Seira

Kepulauan Tanimbar terdiri dari pulau-pulau kecil yang bisa kamu jelajahi cukup dengan perahu kecil, sambil menikmati hamparan air laut jernih berwarna hijau bagaikan batu emerald.  Salah satu pulau yang bisa kamu nikmati kesegaran airnya adalah Pulau Seira. Di sini, kamu bisa berlarian dan berenang di air sepuasnya. Selain itu, kamu juga bisa menikmati santapan laut yang memiliki citarasa yang kaya. Tentunya, Pulau Seira ini memiliki potensi perikanan tangkap seperti lobster dan ikan kerapu yang wajib kamu coba ketika menyambanginya, girls. A true paradise on earth!

2. Merasakan kedamaian dan keheningan di mata air Bomaki

Via pesonatanimbar.com

Berada di sebelah utara kota Saumlaki, desa Bomaki, Tanimbar Selatan, mata air ini bisa menjadi tempatmu merenung sambil meresapi sejuknya udara dan suara alam yang akan membuatmu betah hingga lupa dengan makna rumah. Bahkan, mata air ini bisa kamu anggap sebagai rumah kedua kalau kamu mau. Sebab selain pemandangan alam yang menyegarkan mata, tentunya kamu membutuhkan tempat yang bisa membuatmu terasa adem yang gak hanya dari luar, tapi juga tembus ke dalam, bukan? Gak percaya? Kamu bisa membuktikannya dengan menempuh waktu 30 menit dari Maluku Tenggara Barat untuk menikmati keasriannya.

3. Berfoto di tengah Pintu Batu (Batlosa) sambil menikmati sunset

Via pesonatanimbar.com

Rasanya kurang afdol kalau traveling tapi tak mengabadikannya dalam beberapa foto. Apalagi di objek wisata yang satu ini, kamu bisa berfoto langsung di depan matahari yang siap pulang ke peraduannya dengan pemandangan pintu batu besar yang akan memperkece fotomu. Belum lagi, kamu harus bersiap bertemu dengan suara deru ombak yang akan semakin membuatmu selalu merindukan keberadaan senja. Yakin, deh, ketika nanti pulang ke kota asalmu, kamu akan terus terkenangn dengan kesenyapannya yang membuatmu ingin memejamkan mata sambil menikmati angin sepoi di sore hari.

4. Belum bisa dikatakan traveler kalau gak berkenalan dengan warganya yang ramah dan bersahabat!

View this post on Instagram

The children of Maluku 💕 . Kunjungan ke desa Olilit di Saumlaki meninggalkan kesan tersendiri untukku . Disini, selalu ada acara tahunan untuk merayakan kemerdekaan Indonesia 🇮🇩, namanya "Pesta Rakyat". . Tepat setelah proses menurunan bendera merah putih saat matahari terbenam, warga di desa Olilit mengadakan lomba tari antara RT. Yang unik adalah tarian mereka, SWAG ABIS!!! Ga bohong! 😅💃 . Lagu2nya campuran antara lagu nasional, lagu daerah, maupun lagu modern. Kata salah satu warga disana, warga desa Olilit sudah terbiasa "bergoyang" – istilah mereka untuk menari. Karena setiap ada acara, pasti ada acara bergoyang. Pantas saja, banyak yang jago banget goyangnya, bahkan anak kecil SD kelas 5 aja udah jago banget. . Foto ini diambil setelah kami ikutan anak2 kelas 5 dan 6 bergoyang 😂 Rusuh dan seru! . 📸: @satyawinnie . . . . #kumparanGetaway #17Saumlaki #sharontravelogueMaluku @kumparancom

A post shared by Sharon Loh (@sharonlohh) on

Tanimbar terkenal dengan keramahan warganya yang senang menyapa dan gak segan membubuhkan lengkungan bibirnya yang tersenyum ketika disapa. Ajaklah para penduduk di Desa Olilit ini berkenalan dan bercengkrama bersama. Kamu juga bisa mengajak anak-anak kecil di sana untuk bernyanyi dan menari bersama. Jangan ragu dan malu untuk berteman dengan mereka, ya girls. Selain mengajaknya bermain, kamu bisa sambil belajar tentang sejarah maupun pengetahuan dasar tentang desa ini. Hmm, ternyata pepatah yang mengatakan bahwa tak kenal maka tak sayang itu memang benar adanya!

5. Berpelesir ke daerah kepulauan harus banget menyantap ikan dan makanan laut lainnya

View this post on Instagram

😍 #jepretanhpku Ikan Asar / Ikan Asap : Ikan yang dibuat (mulai dijual) waktu Ashar (sholat Ashar) dan tahan lama sampai waktu Ashar besoknya #infodariyangbuat . 🐡🐡🐡🐡🐡 🍴🍚🍵🍺 . Ini Ikan khas dari Ambon (oleh-oleh wajib di bawa), biasa di Makan sama sambal khas Ambon yang namanya "Colo – Colo". Tapiiiii kalo di rumah Ikan ini di olah jadi masakan pake bumbu Aceh dan Padang 😌👌👍✌ . #ikanasar #ikanasap #cakalang #tongkol #khasambon #kuliner #nusantara #jajanan #oleholeh #healthyfood #fresh #fish #traditional #cooking #foodie #aboutfood #culinary #ambon #maluku #indonesiatimur #darisabangsampaimerauke #instapic #instamoment #instafood #instaculinary #likeforlike

A post shared by Yona Wandary (@_yona27) on

Sebagai kepulauan yang berada di sebelah timur Indonesia, Maluku sangat terkenal dengan potensi kelautannya. Makanya, sayang banget kalau datang ke Maluku tapi gak menikmati kekayaan lautnya yang bisa disantap, seperti ikan dan lobsternya. Begitu pula ketika kamu main ke Tanimbar, kamu harus banget mencicipi menu masakan ikan yang cukup terkenal di sana, seperti pepeda dan ikan komu asar. Nah, untuk menyantap ikan ini, kamu bisa menambahkan sambal Colo-Colo khas Maluku, yang bisa kamu nikmati langsung di depan rumah warga yang biasanya juga sekaligus menjadi tampat penginapan para tamu.

6. Berburu oleh-oleh selembar kain tenun yang indah sambil belajar membuatnya

Setelah puas berjalan-jalan menikmati pemandangan alam, udara, matahari, dan juga kulinernya, kamu wajib banget mencoba menenun di Desa Tumbur, girls! Di desa itu, kamu bisa mempraktekkan langsung apa yang diajari oleh sang maestro tenun di sana, alias penduduk setempat yang sudah terbiasa mengerjakan tenun bertahun-tahun. Tapi, kamu harus bersiap menjadi pribadi yang lebih teliti dan super sabar, ya. Sebab, gak heran nih, kalau para penenun membutuhkan waktu selama 1 hingga 2 minggu untuk menyelesaikan satu lembar kain tenun yang siap dijual.

Gimana nih, girls? Sudah siap bertualang seru dengan teman-teman dan menemukan harta karun terindah di Indonesia Timur? Langsung, deh, wisata ke Tanimbar!

Siti Annisa

Bagian dari spektrum!

No Comments Yet

Comments are closed

Best Rimma.co Content Delivered to your Inbox
Rimma.co

Sebuah komunitas untuk kamu yang ingin meniti karir, mengelola keuangan, hingga mencintai diri sendiri.

Follow Us: