Ada 7 Hal Penting yang Harus Kamu Perhatikan Nih, Ketika Mendapat Periode Haid Pertama

Beberapa orang mungkin senang karena telah mendapatkan periode haid pertama dalam hidupnya. Sebab, itu membuktikan bahwa fase remajanya sedang mempersiapkan diri menuju kedewasaan. Tapi, gak sedikit juga lho, yang malah merasa takut, resah, dan risih karena merasa harus memikul tanggung jawab yang lebih besar kepada dirinya sendiri. Belum lagi harus menggunakan pembalut, benda yang sebelumnya gak pernah dipakai dan harus digunakan di area vital. Nah, agar kamu gak perlu ikut-ikutan gundah, ada baiknya nih kamu perhatikan 7 hal penting di bawah ini ketika kamu sudah memasuki periode haid pertamamu!

1. Adanya cairan keputihan sebagai tanda akan datangnya haid

Via Freepik.com

Munculnya cairan bening hingga keputihan di area vaginamu merupakan tanda datangnya periode haid pertama. Biasanya, untuk kamu yang belum pernah mengalami menstruasi, cairan keputihan itu akan keluar pada enam bulan sebelum kamu mendapat haid pertama. Jadi, kamu jangan panik melihat cairan putih itu. Jika siklus menstruasimu sudah rutin datang tiap bulannya, cairan keputihan ini bisa menjadi penanda bahwa periode haidmu akan segera hadir.

2. Keluarnya warna darah yang berbeda, mungkin sedikit lebih gelap

Selain bercak, kamu gak perlu panik ketika melihat darah berwarna merah kecokelatan atau bahkan kehitaman, yang keluar dari vaginamu. Itulah tanda pertama yang harus kamu perhatikan karena kamu telah memasuki masa remaja-dewasa. Warna darah yang lebih gelap dan berbeda dari warna darah pada umumnya itu normal. Sebab, warna darah kecokelatan itu biasanya menandakan darah yang sudah cukup lama berada di rahim, jadi warnanya pun sudah gak segar lagi. Selain itu, warna darah kecokelatan ini biasanya muncul pada awal dan akhir dalam satu periode menstruasi.

3. Cobalah untuk rutin mencatat periode haid setiap bulannya

Via Freepik.com

Daripada sibuk mengingat-ingat kapan biasanya periode haid kamu datang, ada baiknya kamu mencatat tanggalnya secara rutin. Kamu bisa membuat tracking journal di buku harianmu. Tulislah tanggal permulaan dan berakhirnya periode haidmu. Jangan lupa sertakan catatan kecil tentang gejala yang kamu rasakan dalam satu durasi itu, girls. Hal ini akan membantumu mengetahui siklus haid dan dapat melacak gejala Premenstrual Syndrome (PMS). Dengan begitu kamu bisa menyadari jika ada suatu kejanggalan yang mungkin saja terjadi kelak.

4. Periode haid kedua mungkin akan telat datang di bulan berikutnya

Sulit memang untuk memprediksi periode haid pertamamu. Meskipun kita tahu siklus rata-rata haid itu sekitar 28 hari. Tapi, ada juga beberapa orang yang siklus menstruasinya gak teratur. Misalnya saja haid yang datang lebih cepat atau bahkan lebih lambat dari biasanya dan sebelumnya. Nah, salah satu fungsi tracking journal pada siklus menstruasi adalah untuk mewaspadai kemungkinan buruk yang terjadi, kalau saja ada kejanggalan tentang siklus haidmu yang semakin sering gak teratur.

5. Memulai untuk gak risih menggunakan pembalut, tampon, atau menstual cup

Via The Odyssey Online

Untuk menyerap dan menampung darah yang keluar dari vagina selama periode menstruasi, kamu bisa menggunakan pembalut, tampon,  atau menstrual cup. Dari keempat benda yang berfungsi dengan baik untuk menstruasimau, gunakanlah yang benar-benar membuatmu nyaman untuk beraktivitas, girls. Jika kamu memilih mengenakan pembalut, carilah yang mampu menyerap dengan baik dan anti bocor. Nah, kalau kamu memilih menggunakan tampon dan menstrual cup yang belum terlalu populer di Indonesia, kamu mungkin agak kesulitan mencarinya di sini. Kalaupun ada yang menjual tampon, mungkin harganya jauh lebih mahal ketimbang beli langsung di luar negeri. Kamu bisa menyiasatinya dengan menitip temanmu yang sedang berjalan-jalan ke luar negeri untuk membelikan tampon dalam jumlah besar.

6. Kenali, pahami, dan sadari gejala PMS

Beberapa gejala PMS yang sering diderita perempuan seperti kram, mulas, kembung, sakit kepala, perubahan suasana hati yang sering datang tiba-tiba, serta getaran emosional yang meningkat, mungkin akan kamu rasakan ketika menjelang periode haid. Gejala tersebut masih bisa kamu alami hingga di hari pertama hingga kedua menstruasi. Hal itu wajar saja, namun jika rasa sakit yang kamu derita melebihi gejala yang kamu rasakan sebelumnya, ada baiknya kamu periksakan ke dokter ya, girls. Sebagai antisipasi jika saja ada yang gak beres dengan kesehatan tubuhmu. Ingat, kamu gak perlu takut berlebihan saat menghadapi gejala itu.

7. Siapkan pembalut di tasmu kapanpun dan dimanapun

Via Freepik.com

Kamu gak perlu merasa malu untuk membawa pembalut dalam tasmu kapanpun dan dimanapun, girls. Sebab, kamu harus mempersiapkan kehadirannya yang bisa saja datang lebih cepat dari biasanya. Selain itu, kamu juga bisa memberikannya kepada temanmu yang tiba-tiba haid namun gak bawa pembalut. Mengalami haid itu adalah hal yang wajar kok. Jadi, kamu gak usah menutupinya dari siapapun kalau suasana hatimu sedang gak bisa diajak kompromi dikarenakan gejala PMS ketika menstruasi ini. Semestinya, setiap orang bisa memakluminya.

Ketika periode haid pertamamu datang, itu artinya kamu harus lebih menjadi pribadi yang lebih dewasa bukan hanya sekadar melalui tampilan fisik, melainkan juga pikiran dan perasaan. Sebab, yang tadinya kamu sama sekali gak merasakan gejala PMS yang tekadang menyebalkan itu, pada akhirnya kamu harus merasakannya juga. Bukan hal yang konyol kok, jika suatu saat nanti kamu menceritakan pengalaman pertamamu menghadapi periode haid pertama itu kepada sahabat terdekat.

Siti Annisa

Bagian dari spektrum!

No Comments Yet

Comments are closed

Best Rimma.co Content Delivered to your Inbox
Rimma.co

Digital media dan komunitas untuk mendukung wanita di bidang karir, usaha, dan keterampilan. Yuk gabung dan tanya-jawab seputar karir, usaha, dan problema lainnya di girlwecan.com

Follow Us: