Enak Serasa Permen, Ke-3 Dampak Dari Mengkonsumsi Vitamin Gummy Berlebihan Ini Perlu Diwaspadai

Sudah pernah mencicipi vitamin gummy, girls? Vitamin yang memiliki tekstur kenyal dan rasa manis mirip seperti permen ini cukup populer dan menjadi alternatif bagi yang tidak menyukai multivitamin tablet. Meskipun rasanya enak dan berdampak baik untuk kesehatan tubuh, tapi sangat tidak dianjurkan mengkonsumsi vitamin gummy secara berlebihan melebihi dosis yang tertulis pada kotaknya. Inilah ke-3 dampak negatif yang dapat kamu rasakan jika mengkonsumsinya secara berlebihan.

1. Kandungan gulanya yang tinggi tidak hanya membuatmu rentan mengalami kenaikan berat badan

via spoonuniversity.com

Ketika mencicipinya saja, mungkin kamu sudah dapat menebak kandungan gula yang cukup tinggi dalam satu buah vitamin gummy. Dengan mengkonsumsinya secara berlebihan, secara tidak langsung kamu menimbun banyak gula di dalam tubuhmu. Selain membuat berat badan bertambah, konsumsi gula berlebih bisa menyebabkan diabetes hingga membahayakan kesehatan jantung, lho.

2. Vitamin gummy yang sugar-free bisa menyebabkan diare

via pexels.com

Vitamin gummy yang bebas gula pun dapat membahayakan kesehatan bila dikonsumsi berlebihan. Hal ini dikarenakan untuk mengganti rasa manis dari gula, biasanya digunakan gula alkohol. Walau dinamakan gula alkohol, zat ini tidak terbuat dari alkohol yang bikin mabuk. Hanya molekulnya saja yang mirip seperti gula dan alkohol. Beberapa contoh gula alkohol seperti xylitol, sorbitol, dan mannitor dapat menyebabkan diare bila terlalu sering dikonsumsi.

3. Memicu defisiensi vitamin

via abhpharma.com

Menurut Melissa Majumdar, MS, RD, yang merupakan seorang pakar kesehatan di rumah sakit Brigham & Women’s Hospital, jenis vitamin ini jarang yang memenuhi kebutuhan vitamin lengkap. Ada beberapa vitamin gummy yang mengandung zat seng dan tidak tembaga, dan ada yang mengandung seng tapi tidak zat besi. Nah, ketidakseimbangan dan salah satu kelebihan kadar gizi inilah yang membuat kebutuhan vitamin lain dalam tubuhmu jadi kurang terpenuhi.

Pada dasarnya vitamin adalah obat, oleh karena itu sangat tidak dianjurkan dikonsumsi secara berlebihan. Sejauh ini, seberapa sering kamu mengkonsumsi vitamin?

4 Shares
Athiah D Amida

She loves to express herself through writing and art