Aktivitas Padat Membuatmu Jadi Kurang Tidur? Solusi Tidur di Akhir Pekan Ini Bisa Mengatasinya

Bagi kamu yang punya aktivitas yang padat yang menyita waktu tidurmu, tentunya tidur cukup selama 8 jam sulit sekali dilakukan. Sayang banget kalau hal ini terus dibiarkan terjadi, girls. Soalnya kekurangan tidur dapat menimbulkan masalah kesehatan yang serius. Nah, sekarang ada kabar baik buat kamu, nih. Menurut studi, solusi tidur di akhir pekan bisa mengatasi kekurangan tidurmu selama seminggu. Tapi, kok bisa seperti itu ya?

via pexels.com

Para ilmuwan sebenarnya telah lama merasa penasaran untuk mengkaji solusi menangani kekurangan tidur yang sering dialami oleh banyak orang. Salah satunya adalah Matthew Walker yang mengungkapkan tentang kekurangan tidur tersebut. “Tidur itu tidak seperti pinjaman pada bank. Kamu tidak dapat mengumpulkan utang dan melunasinya di kemudian hari”, jelas Matthew.

via pexels.com

Dijelaskan lebih jauh pada studi terbaru di Journal of Sleep Research seperti dikutip dari Business Insider, dampak dari kurang tidur selama seminggu sebenarnya dapat diatasi dengan tidur di akhir pekan, loh. Hal ini juga diungkapkan sama  penelitian yang mengkaji tentang tidur dari Stress Research Institute di Stockholm University. Dengan melihat data lebih dari 43 ribu orang dewasa yang dikumpulkan di Swedia pada 1997, para peneliti tersebut kemudian memeriksa daftar kematian nasional untuk melihat penyebab yang terjadi pada objek penelitian tersebut.

Lalu, para peneliti pun menemukan fakta bahwa orang dewasa di bawah 65 tahun yang hanya tidur selama 5 jam selama seminggu, memiliki risiko kematian dini yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang secara teratur tidur selama 6 hingga 7 jam. Namun, bagi mereka yang mengganti waktu tidur yang kurang itu di akhir pekan, tidak memiliki risiko kematian dibandingkan mereka yang tidur secara teratur lho, girls. “Hasilnya menunjukkan kalau tidur yang pendek (di hari kerja) bukan merupakan faktor risiko kematian jika dikombinasikan dengan tidur di akhir pekan dalam waktu yang menengah dan panjang” ujar Torbjorn Akerstedt, salah satu peneliti.

Torbjorn pun menambahkan, tidur dalam waktu yang pendek di hari kerja dapat ditambahkan dengan tidur yang lama di akhir pekan. Tetapi, dalam komunitas ilmuwan yang mengkaji tentang tidur justru menyarankan untuk tidur secara teratur daripada mengganti kurang tidur tersebut di akhir pekan. Menurut Elise Facer-Childs, semakin teratur tidurmu, semakin baik pula untuk kesehatanmu.

“Saat kamu merasa kurang tidur selama seminggu dan melanjutkannya di akhir pekan sebenarnya tidaklah ideal. Jika kamu kurang tidur, lebih baik mencoba untuk tidur lebih awal“, jelas Elise. Kurang tidur sebenarnya sering dihubungkan dengan berbagai masalah atau gangguan kesehatan seperti penurunan gairah seksual, kesuburan yang berkurang, dan kesehatan mental yang memburuk.

So, kamu setuju dengan pendapat yang mana nih, girls? Tidur di akhir pekan atau mengikuti saran ahli untuk tidur secara teratur? Share pendapat di kolom komentar, yuk!

Tami Wulandari Nasution

Love is part of her first name. Get it?

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Best Rimma.co Content Delivered to your Inbox
Rimma.co

Sebuah komunitas untuk kamu yang ingin meniti karir, mengelola keuangan, hingga mencintai diri sendiri.

Follow Us: