Intip 5 Tips Cara Berhenti Stalking Media Sosial Mantan Ini Agar Kamu Terbebas Dari Bayang-Bayang Masa Lalu

Apakah mungkin untuk benar-benar memutuskan hubungan dengan mantan kalau kamu setiap hari justru memantaunya di media sosial? Sampai-sampai kamu masih mengetahui segala detil kehidupannya lewat status Facebook, Twitter, Instagram, Path, Snapchat, atau bahkan LinkedIn. Secara tidak langsung, kemunculan mereka di timeline membuatmu langsung terkesan seperti masih memiliki rasa peduli yang besar padanya dan teringat-ingat masa lalu saat masih bersamanya. Lalu apa yang terjadi jika kamu terlalu banyak memantau media sosialnya?

Tanpa kamu sadari ternyata media sosial menimbulkan banyak imajinasi lho, girls. Seolah-olah kamu masih punya ikatan dengannya. Kamu bisa bebas melihat foto, video, dan update aktivitas sehari-hari sang mantan; seperti bekerja, atau kuliah dengan caption yang tertera di sana. Situasi seperti itu bisa membuat kamu kecanduan, tidak mau ketinggalan informasi tentang mantan. Jika sehari saja tidak memiliki akses internet, kamu bisa uring-uringan setengah mati. Jadi bagaimana caranya untuk berhenti stalking media sosial mantan? Berikut 5 tipsnya:

1. Niat

via pixabay.com

Nah, langkah pertama inilah yang paling penting. Seperti yang kita tahu, hal apapun harus didasari dengan niat, termasuk untuk berhenti stalking media sosial mantan. Biasanya, niat ini akan semakin kuat ketika kamu melihat sesuatu yang menyakitkan, atau mengganggu: seperti mantan kamu sudah memiliki kekasih baru. Hal itu bisa menjadi alasan kuat untuk berhenti stalking media sosialnya, meskipun sebenarnya kamu masih ingin tahu mengenai hubungan barunya itu.

2. Berdamai dengan masa lalu

via pixabay.com

Ketika kamu membenci seseorang, perasaan itu akan terus mengelilingimu. Sedangkan cinta adalah tentang kebebasan. Jadi biarkan luka dan kenangan itu pergi tanpa harus meninggalkan rasa benci di hati. Dengan perasaan ikhlas, justru kamu akan lebih mudah melupakan. Ambil hikmah dari setiap kejadian, jadikan itu sebagai pembelajaran untuk menatap masa depan.

3. Tidak semua yang ada di media sosial itu realitas

via pixabay.com

Bahkan setelah kamu move on, bukanlah pilihan yang bijak jika kamu masih menyimpan keingin tahuan tentang kehidupan mantan. Mungkin dalam hati kamu berkata, ‘aku cuma mau lihat aja, cuma itu…’ Tapi sekali lagi, apa yang bisa kamu dapatkan selain pikiran-pikiran negatif yang muncul dipikiran?

Media sosial itu isinya bukan hanya kenyataan yang sebenarnya, lho, girls. Ada juga yang hanya sekadar pencitraan saja. Apa yang kamu lihat di media sosial bisa jadi tak sebenarnya terjadi dunia nyata. Jadi daripada pusing dan uring-uringan gara-gara status mantan, lebih baik berhenti stalking kan?

4. Posting yang sesuai dengan realitas

via pexels.com

Pernah berniat untuk posting foto, atau video untuk memancing perhatian mantan; seperti mengunggah foto sedang bersama laki-laki dan hanya berdua sehingga terkesan ada hubungan spesial? Dan apakah kamu berpikir itu akan mempengaruhi mantan ketika dia melihatnya?

Kamu harus tahu, hal tersebut sangat tidak perlu dilakukan. Untuk apa masih menginginkan perhatian orang yang sudah bukan siapa-siapa kamu? Unggah saja foto, atau video sesuai dengan apa yang sedang kamu lakukan, tentang pekerjaan, lagu, atau hal yang membuatmu senang.

5. Isi dirimu dengan cinta

via pexels.com

Alih-alih mengisi diri dengan cinta, lalu kamu membiarkan sang mantan datang kembali dan mengisi hatimu. Aduh, kapan move on-nya kalau begitu? Itu sama saja kamu memelihara masa lalu dan membiarkannya tetap hidup di hatimu. Tinggalkan hal yang seperti itu, ya, girls. Jangan buang waktumu dengan orang yang salah. Isi dirimu dengan cinta baru, lingkungan baru, dan hindari berkomunikasi dengan mantanmu dalam cara apapun.

Itulah beberapa tips untuk berhenti stalking media sosial mantan. Jika kamu memang benar-benar ingin terlepas dari masa lalu, mulailah sekarang juga. Semoga tips di atas membantumu girls!

Shares 128
Siti Yulianingsih

half of a storyteller. unstoppable.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.